Jangan ngaku anak 80s kalo kamu tidak tahu apa itu Voltus V, terutama buat para cowok. Yup, Voltus V (baca: Voltus Five, meskipun di luar negeri lebih dikenal dengan sebutan Voltes V) adalah serial anime tentang robot raksasa pembela kebenaran dari bumi yang dari bangsa Boazan dari luar angkasa yang ingin menguasai bumi dan memperbudak umat manusia.

Voltus V masuk ke Indonesia sekitar tahun 1983-1984 dalam bentuk video kaset beta atau vhs yang kita sewa dari toko-toko rental video. Untuk mendapatkan video Voltus V terbaru merupakan suatu perjuangan tersendiri. Selain harus sering-sering mampir ke toko rental untuk menanyakan availability-nya (jaman itu rumah saya belum ada telepon), saya harus siap rebutan dengan pelanggan-pelanggan lainnya dari toko Video tersebut. Siapa cepat dia dapat! Tetapi karena saya selalu menepati janji bahwa begitu sehabis nonton kaset langsung dibalikin, maka saya termasuk pelanggan yang “diprioritaskan”. Begitu ada seri Voltus terbaru, biasanya dari 2-3 kaset yang ada, satunya pasti disisihkan buat saya. Ada semacam kebanggaan tersendiri bila saya sudah nonton dan orang lain belum. Dan besoknya dengan hebohnya saya bercerita kepada teman-teman tentang serial terbaru Voltus V yang sudah saya tonton. Norak banget yah! Hahahahaaa…

Demi Voltus V saya ingat ada temen-temen yang bolos les, bolos ke masjid dan bolos-bolos lainnya. Di sekolah maupun di rumah, akhirnya kami para pecinta Voltus V pun akhirnya nge-grup tersendiri. Yang dibahas apalagi kalo bukan aksi-aksi para jagoan kita: kelima pilot pengendara pesawat-pesawat yang bisa bersatu menjadi robot Voltus V: Ken Ichi, Ippei, Daijiro, Hiyoshi (dan robot guritanya: Tako) serta si ninja cantik Megumi. Adapun para panglima-panglima bangsa Boazan: Heinell, Katherine, Zangar, Zuhl, dll serta robot-robot musuhnya yang dikenal dengan sebutan Beast Fighters. Didiskusikanlah bagaimana aksi dan kehebatan Voltus V dalam menumpas para musuhnya: Tenku Ken, Voltes Bazooka, Choudenji Ball… Pokoknya dibahas dan dikupas tuntas deh episode per episode. Kalo sudah diskusi, serius banget sampe kadang-kadang pakai¬†acara berdebat pula. Saat kumpul seringkali kita membawakan atau mengenakan aksesoris-aksesoris kebanggaan yang berhubungan dengan tokoh pujaan kita: kaos, buku gambar, tas sekolah, mainan, dll. Pokoknya semuanya yang berhubungan dengan Voltus V.

Buat yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Voltus V, bisa dicek di sini: http://en.wikipedia.org/wiki/Ch%C5%8Ddenji_Machine_Voltes_V

Setelah menonton serial anime Voltus V, rasanya anime-anime robot yang lain setelahnya tidak ada yang sebagus dan ‘mengigit’ seperti Voltus V. Bisa jadi karena ini adalah anime robot pertama yang masuk Indonesia, karena sebelum adanya Voltus V, saat kita membicarakan kata ‘robot’, maka yang terbayang adalah bentuk kaleng kotak yang bisa berjalan. Sehingga image robot yang rada membosankan seakan terdefinisi ulang dengan masuknya image baru Voltus V: Sang Robot Raksasa Pahlawan Pembela Kebenaran yang super keren.

Tapi kini setelah dewasa, jika direnungkan lagi, menurut saya selain pertarungan-pertarungan sengit yang memang menjadi daya tarik untuk kebanyakan penontonnya (yang mayoritas memang anak laki-laki), kesuksesan serial Voltus V terletak pada alur ceritanya yg kuat dan kemampuannya dalam mengendalikan emosi para penonton. Para penonton seakan bisa merasakan kesedihan dan kegembiraan tokoh-tokoh yang mereka tonton. Saya masih ingat saat itu saya ikut menitikkan air mata saat Professor Go mengorbankan diri dan meninggal demi membela dan menyelamatkan para pahlawan kita yang sedang dalam kesulitan.

Dari episode ke episode sampai pada episode final, melalui cerita yang seru dan mengharukan: para penonton secara sadar maupun tidak sadar ditanamkan nilai-nilai edukatif seperti: pentingnya menghargai persamaan hak kepada sesama umat manusia (terutama mereka yang tertindas), cinta kasih kepada orang tua, saudara dan teman, pengorbanan, patriotisme dan pentingnya kerja sama dan kekompakan untuk mencapai sebuah tujuan mulia.

Bravo Voltus V, terima kasih sudah menjadi bagian dari masa kecilku yang tidak akan terlupakan…

Semuanya: “V-Together… LET’S VOLT IN…!!!!”

Comments

comments