Apa yang ada di dalam pikiran Brur & Zus kalau mendengar kata Februari disebut? Pertama, sudah pasti berpikir bahwa itu adalah nama bulan. Kedua, hmm… sebagian orang mungkin langsung teringat sesuatu tapi agak malu untuk mengungkapkannya. Yep, Valentine’s Day. Kenapa malu? Karena terkesan ABG sekali ya? 🙂

Memang sulit untuk memungkiri bahwa bulan Februari adalah bulan yang identik dengan cinta. Jadi sebenarnya, tidak perlu malu kalau teringat dengan Valentine’s Day. Suka atau tidak suka, hari tersebut bisa dikatakan merupakan bagian dari masa-masa muda kita semua, baik bagi yang memang merayakannya atau bagi yang hanya sekadar tahu tapi tidak peduli.

Sebagian orang mengatakan bahwa yang namanya cinta seharusnya tidak hanya dirayakan sekali dalam setahun karena cinta ada setiap hari. Maka, Valentine’s Day justru dianggap sebagai hari yang mengecilkan arti cinta itu sendiri. Saya setuju dengan pendapat bahwa cinta hadir setiap hari dalam setiap kehidupan manusia. Tapi bagi saya yang memang sentimentil, peringatan-peringatan simbolis semacam ini selalu menyenangkan untuk dirayakan. Mengapa tidak? Brur & Zus tentu masih ingat bagaimana manisnya kenangan perayaan Valentine’s Day saat kita remaja. Bunga, permen, cokelat sampai stiker-stiker berbentuk hati ada di mana-mana. Dan itu masih ditambah dengan perasaan senang yang melingkupi hati kita semua, khususnya para wanita yang menerima hadiah-hadiah berupa segala macam aphrodisiac ini. 🙂

Cinta adalah hal yang universal. Ia tidak hanya terdapat dalam hubungan romantis antara pria dan wanita, tapi juga di dalam semua aspek kehidupan manusia. Cinta bisa ditujukan kepada kekasih, suami atau istri, anak, orang tua, teman, sahabat, keluarga, sesama, bangsa, bumi dan lain-lain. Jadi, Valentine’s Day bisa dirayakan bukan hanya oleh sepasang kekasih atau orang yang sedang jatuh cinta, tapi oleh seluruh umat manusia.

Seperti yang dikatakan oleh Nicko Krisna, the Director of Website, komunitas kita ini dibentuk agar kita dapat berbicara mengenai semua kebahagiaan di era ’80-an dan ’90-an. Jadi, menurut saya, tidak ada salahnya kalau di bulan Februari kali ini kita kembali mengenang masa-masa indah itu atau bahkan kembali merayakan Valentine’s Day untuk yang kesekian kalinya, because, you know, love will never get old. Dan untuk merayakan hari spesial tersebut, di bulan ini website kita tercinta akan mengangkat tema tentang cinta. Kita bisa mengenang kembali dan bertukar cerita tentang cinta yang pernah kita alami atau bahkan yang masih kita alami sampai saat ini, bukan hanya terhadap pasangan tapi bisa juga terhadap apapun yang pernah, sedang atau akan selalu kita cintai. So, let’s share, let’s enjoy and let’s celebrate the LOVE! 🙂

Devy Larasati

Editor-in-Chief

Comments

comments