8 Mei 2011, Bulungan Outdoor menjadi saksi betapa megahnya sebuah konser yang dipersembahkan oleh Death Angel meski kapasitas untuk penonton sangatlah kecil, malah bisa dibilang kurang mumpuni untuk ukuran band selegendaris Death Angel. Tapi tak mengapa. Setelah seorang kru mereka melakukan cek ombak sound selama kurang lebih 35 menit, jam sembilan malam lewat, pasukan penebar teror thrash metal asli campuran Filipina dan Amerika itu memasuki panggung dengan gagahnya.

Pesona metal dari Mark Osegueda (vokal), Rob Cavestany (gitar), Ted Aguilar (gitar), Damien Sisson (bas) dan Will Carrol (drum) terasa sangar sekali. Apalagi Mark dan Rob, mereka sungguh mampu memberi magnet energi untuk membarakan badan agar terus bergoyang mengikuti suguhan lagu-lagu super energik khas Death Angel. Lengkingan parau Mark sungguh menyayat. Suaranya ibarat macan yang ditembak dan menjerit kesakitan, kemudian meluapkan amarahnya dengan sekuat tenaga. Di sektor lain, Rob Cavestany sangat memukau penonton lewat daya guna skill gitar plus ekspresi wajah serta lekukan badannya.

Semua penonton berjejal maju ke depan panggung untuk bisa melihat pria-pria keren tersebut. Putaran rambut panjang mereka seperti menghipnotis semua penonton untuk terus menggerakan badannya mengikuti irama lagu-lagu seperti ’Thrashers’, ’Evil Priest’, ’Mistress of Pain’ serta lagu dari album termaut mereka, Act III yaitu: ’Seemingly Endless Time’ dan ’Veil of Deception’.

Di lagu ’Kill As One’ Mark meminta semua penonton untuk bernyanyi bersama. Tak pelak, seisi Bulungan melakukan kor massal untuk ikut bernyanyi di bagian refrain lagu kolosal tersebut. Malam itu semua anggota Death Angel menjadi jawaranya dan kita yang menonton menjadi saksinya. Thanks untuk Lian Mipro yang telah mendatangkan band dahsyat ini.

Comments

comments